Nadiem Makarim Ungkap Kelemahan Kurikulum 2013, Salah Satunya Karena Terlalu Kaku

photo author
Udin Kuswandi, Klik Pendidikan
- Selasa, 22 Februari 2022 | 08:16 WIB
Nadiem Makarim mengungkapkan kelemahan yang terdapat pada kurikulum 2013 (Kemendikbud)
Nadiem Makarim mengungkapkan kelemahan yang terdapat pada kurikulum 2013 (Kemendikbud)


KLIK PENDIDIKAN - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengklaim ada beberapa kelemahan dari kurikulum 2013.

Kelemahan yang terdapat dalam kurikulum 2013 ini juga lanjut Nadiem pasti dirasakan para guru, para siswa, dan orang tua yang mendampingi anaknya belajar.

Pertama kata Nadiem, kurikulum yang dilaksanakan saat ini tidaklah fleksibel.

Baca Juga: Menteri Pendidikan ingin Materi Pelajaran Dibuat Ringkas

"Banyak guru yang merasakan jam pelajaran itu sudah ditentukan per minggu. Tidak bisa memilih sekolah itu mau fokus di bagian apa dulu, guru itu mau fokus untuk menguatkan pembelajaran apa, karena sangat kaku dan tidak fleksibel," kata Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, dikutip Klik Pendidikan dari Youtube Kemendikbud RI.

Kedua lanjut Nadiem adalah materi yang sangat padat pada kurikulum 2013.

Terkait materi yang sangat padat ini lanjutnya, pihaknya sudah mendapatkan banyak komplain dari para peserta didik.

Waktu yang diberikan tidak cukup untuk menerima seluruh materi yang sangat padat tersebut.

Dengan begitu waktu tidak cukup untuk melakukan pendalaman pada materi yang sedang diajarkan.

Baca Juga: Dampak Pandemi Covid, Rerata Sekolah Alami Loss Learning Selama 6 Bulan

"Tiap anak itu berbeda. Jadi jika ada yang ketinggalan, yah akan terus ketinggalan," jelas Nadiem lagi.

Kelemahan ketiga dari kurikulum 2013 lanjutnya adalah materi yang disajikan membosankan dan kurang beragam.

Sehingga kata dia, guru tidak punya keleluasaan untuk mengembangkan pembelajaran kontekstual.

"Pembelajaran terlalu kaku, terlalu padat dan membuat para murid terlalu membosankan," kata dia lagi.

Baca Juga: Nadiem Makarim Sebut Kurikulum Merdeka Jadi Solusi Loss Learning

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Udin Kuswandi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X