Dampak Pandemi Covid, Rerata Sekolah Alami Loss Learning Selama 6 Bulan

photo author
Udin Kuswandi, Klik Pendidikan
- Senin, 21 Februari 2022 | 20:30 WIB
Pandemi memberi dampak loss learning pada pembelajaran. (Pikiran Rakyat/Ade Mamad)
Pandemi memberi dampak loss learning pada pembelajaran. (Pikiran Rakyat/Ade Mamad)


KLIK PENDIDIKAN - Sejak pertama kali melanda Indonesia, pandemi Covid memberikan dampak yang sangat buruk bagi dunia pendidikan.

Salah satu yang paling berpengaruh adalah berkurangnya pembelajaran. Istilah lain yang sering digunakan ialah learning loss.

Dari hasil penelitian yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), sekolah seIndonesia rerata kehilangan waktu belajar hingga setengah tahun atau 6 bulan.

Baca Juga: Learning Loss Literasi Selama Pandemi, Rata-rata 6 Bulan Pembelajaran

Loss learning selama 6 bulan ini terjadi pada materi literasi. Sedangkan untuk materi numerasi, berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan itu, setera dengan kehilangan waktu belajar selama 5 bulan.

"Ini rata-rata yah. Artinya ada sekolah yang mengalami learning loss lebih jauh daripada ini, ada juga yang mengalami learning loss yang gak sebesar ini. Tetapi kalau rata-ratanya saja sudah 5, 6 bulan, kita bisa bayangkan daerah-daerah yang paling terpencil learning loss mereka bisa mencapai 8 bulan hingga 10 bulan," jelas Nadiem Makarim dikutip Klik Pendidikan dari akun Youtube Kemendikbud RI.

Learning loss yang cukup besar ini lanjutnya merupakan angka yang sangat signifikan dan perlu perhatian serius untuk mengejar ketertingggalan itu.

Baca Juga: Fungsi Kontrol A hingga E dalam Microsoft Word

"Jadi kita membangun suatu solusi kurikulum berdasarkan keinginan kita untuk mengejar ketertinggalan kita," jelasnya lagi.

Kurikulum itulah lanjut Nadiem disebut dengan kurikulum merdeka yang menjadi solusi untuk mengejar loss learning yang terjadi karena Pandemi Covid. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Udin Kuswandi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X