KLIK PENDIDIKAN - Manusia yang meninggal dunia akan melalui tahapan kehidupan di alam akhirat.
Namun, sebelum itu manusia akan memasuki kehidupan lain yang disebut kehidupan akhirat.
Manusia setelah habis masanya di dunia harus memasuki alam kubur atau yang disebut juga dengan alam barzah.
Alam kubur ini lah yang di maksud sebagai pintu gerbang menuju akhirat atau batas antara alam dunia dan alam akhirat.
Baca Juga: Siapa Yang Tak Kenal Ulama Besar Satu Ini , Ustadz Abdul Somad.Lc.MA, Berikut Profil Beliau
Selain itu menjadi tempat tinggal bagi mereka yang telah meninggal dunia lebih dahulu hingga datangnya hari kiamat nantinya.
Meskipun hanya sebagai tempat persinggahan, waktu di alam kubur atau alam barzah ini lebih lama dan panjang dibandingkan masa di dunia.
Di alam inilah manusia akan diperlihatkan keadaan dimana mereka semasa hidup di dunia dan digambarkan siksaan yang akan mereka dapatkan.
Selain diperlihatkan keadaan dua alam akhirat dan dunia, manusia di alam barzah juga ada yang sudah mendapatkan balasan akibat perbuatannya di dunia.
Baca Juga: Lakukan Ini Bisa Bikin Malaikat Mikail Sering Datang ke Rumah, Suasana Rumah Jadi Makin Nyaman
Hal itulah yang biasa kita kenal dengan istilah siksa kubur.
Dilansir dari akun ig @kajian_seru kubur setiap hari memanggil kita dengan lima panggilan yaitu :
1.Aku adalah rumah yang sendirian maka carilah teman yang setia untukmu dengan banyak membaca Al-Qur'an.
2.Aku adalah rumah kegelapan maka terangilah aku dengan sholat malam.
Baca Juga: Kewajiban Menjaga Sholat 5 Waktu Menurut Ustadz Abdul Somad : Sholat Adalah Tiang Agama
3.Aku adalah rumah debu maka bawalah tikar dengan banyak beramal sholeh.
4.Aku adalah rumah ular besar, maka bawalah penawarnya dengan membaca : Bismillahirrahmaanirrahim yang disertai mengalirkan air mata ( karena rasa takutnya kepada Allah ).
5.Aku adalah rumah pertanyaan Munkar dan Nakir, maka perbanyaklah diatas punggungku dengan membaca : Laa ilaha illallah Muhammadur rasulullah. Supaya kita bisa menjawab pertanyaan dari munkar dan nakir nantinya.***