KLIK PENDIDIKAN - Memasuki musim penghujan, boleh jadi sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami cuaca yang teduh hingga mendapatkan limpahan air hujan. Bahkan, tak jarang limpahan air tersebut berdampak pada bencana banjir yang mampu melumpuhkan sendi kehidupan suatu wilayah.
Namun demikian, adanya musim penghujan tak berpengaruh pada ketersediaan air bersih yang memadai. Kekurangan air bersih tetap menjadi masalah utama masyarakat di kelurahan Alak,Kupang,NTT.
Dilansir klikpendidikan.com dari akun Instagram @acrforhumanity Hal ini menjadikan warga sulit untuk mendapatkan air untuk kebutuhan sehari hari dan juga sebagai air wudhu untuk ibadah di masjid Amatullah sehingga alternatif warga adalah dengan menggali sumur dan mendapatkan sumber air bersih.
Tak banyak warga di sana yang memiliki sumur pribadi mengingat mahalnya biaya pengeboran sumur dalam yang mencapai angka ratusan juta rupiah.
Melihat kebutuhan air yang mendesak warga berinisiasi membangun sumur wakaf untuk masjid Amatullah yang nantinya insya Allah akan digunakan untuk berwudhu sebelum ibadah .
Sampai sekarang galian sudah mencapai kedalaman 10 meter karena kondisi bebatuan cadas yang keras sedikit menghambat proses penggalian.
Namun warga nampak bahagia dan tetap melanjutkan penggalian dengan harapan segera mendapatkan mata air.***