Mananti gebrakan Jokowi dalam pengembangan SDM

Sinyal akan fokusnya pemerintahan periode 2019-2024 pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) telah ditegaskan Jokowi sejak masa kampanye pilpres, pidato kemenangan dan kesempatan-kesempatan sesudahnya.

Hal ini tentu membawa angin segar bagi masyarakat dan tidak sulit ditebak bahwa pemgembangan SDM akan berkaitan erat dengan beberapa aspek pembangunan seperti kesehatan dan pendidikan.

Lalu kapankan langkah-langkah besar dibidang pengembangan SDM ini akan dimulai?, apakah sudah dilakukan?, atau menunggu kabinet baru kepemimpinan 2019-2024 dilantik?

Masyarakat tentu bertanya, menunggu dan berharap. Barangkali pencanangan seribu startup oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi merupakan salah satu wujud nyata program pengembangan SD ala Jokowi yang memang memiliki ambisi besar dalam pembenihan industri kreatif di Indonesia.

Kedekatannya dengan kaum milenial membuat Jokowi memiliki visi masa depan dimana dunia digital dia anggap begitu penting ditengah era revolusi industri 4.0

Tapi sebuah gagasan pengembangan SDM tentu tidak cukup dengan meng inkubasi 1000 startup. Harus ada gebrakan-gebrakan lain yang revolusioner, berani, bahkan mungkin out of the box agar target pembangunan yang lebih bersifat kualitatif ini bisa benar-benar terwujud.

Harus diakui ini target yang ambisius, kompleks dan sulit diukur keberhasilannya jika hasil diakhir masa jabantannya tidak berubah secara signifikan. Ini tidak semudah membangun ribuan kilometer jalan, ratusan bendungan.

Meski begitu, langkah ini tetap penting untuk menjawab tantangan persaingan global untuk membawa Indonesia sejajar dengan negara-negara maju lainnya serta sebagai lagacy beliau setelah sepuluh tahun masa kepemimpinannya.

Mari, kita tunggu gebrakan-gebrakan berikutnya.

Adi Wirawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *